Julukan Baru Kota Wisata Batu, De Kleine Zwisterland Java

Teramala.id-Kota batu memiliki beragam destinasi wisata, kota batu terletak di provinsi jawa timur, tidak hanya wisata alam di kota batu juga terdapat banyak wisata kuliner dari makanan khas sampai makanan ekstream. Kota batu ialah salah satu kota yang ramai di kunjungi ketika weekend dan menjadi salah satu kota wisata di jawa timur. Kota yang dijuluki sebagai De Kleine Zwisterland (Swiss kecil) julukan ini berasal dari wisatawan luar negeri dan para traveler yang sudah pernah ke swiss dan ternyata di Indonesia juga memiliki kota yang indah akan pemandangan alamnya yang terletak di Pulau Jawa (Jawa Timur). Sehingga Kota Batu sering kali menjadi tujuan para wisatawan lokal dan luar negeri.

Beberapa warga Kota Batu menjelaskan bahwa julukan tersebut berasal dari para wisatawan luar negeri yang terpesona akan indahnya wisata-wisata di Kota Batu. “Saya juga sebagai masyarakat yang tinggal di sini baru tau ketika julukan tersebut sudah viral terlebih dahulu, mungkin karena saya tinggal di sini makanya hampir sebagian warga tidak mengetahui akan Adanya julukan tersebut”. ujar Imron. (masyarakat)

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kota Batu 02 januari 2020 tercatat ada 30 obyek wisata di kota batu dengan total pengunjung 6.000.000 lebih pengunjung yang mengunjungi wisata-wisata tersebut. Salah satu contohnya wisata yang baru-baru ini banyak di kunjungi para wisatawan yang terletak di daerah songoriti yaitu Songoriti Hot Sprint. Wisata ini menyediakan beberapa fasilitas seperti air panas, whirpool,resto dan café dengan konsep seperti di luar negeri. Dengan café dan resto yang menjual view gunung dan pemandangan yang indah.

Menururt Maneger opresional songoriti hot spring tarif yang dikenakan Rp. 100.000/orang dengan fasilitas berendam sepuasnya di kolam air panas atau whirpool serta dapat makan dan minum, wisata ini buka 24 jam jadi bagi para pengunjung tidak perlu khawatir dengan jam operasionalnya. (dikutip dari Detik.com)

Dalam hal ini gubernur jawa timur Khofifa Indar Parawansa memberikan arahan kepada PJ Wali Kota Batu yang baru di lantik kemarin, dalam arahannya Khofifa berpesan kepada Areis selaku PJ Wali Kota, untuk melanjutkan seluruh program yang telah berjalan utamanya pengembangan sektor wisata yang menjadi ikon dan juga memperkuat sektor industry kreatif.

Menurut Khofifa, jika wisata yang ada di batu terus dikembangkan akan mendongkrak perkembangan Kota Batu lebih pesat lagi. Mulai sektor ekonomi, UMKM, hingga industri kreatif di kawasan Malang Raya dan Jawa Timur. Pemerintah Kota Batu menargetkan 10 juta kunjungan wisatawan pada 2023. Selain itu tahun lalu Kota Batu tercatat mencapai 7,4 juta wisatawan. (dikutip dari jatimprof.go.id)

Menururt Aries sebagai PJ Walikota Batu, agar tercapainya target 10 juta wisatawan beliau menghimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) turut serta memperkenalkan potensi parawisata Kota Batu secara luas. Ia berharap agar parawisata di Kota Batu bisa Kembali bergairah seperti sebelum terdampak pandemi Covid-19. (dikutip dari liputan6.com)

Tidak hanya Gubernur dan Walikota yang mengharapkan bertambahya jumlah wisatawan di kota Batu tetapi masyrakat setempat juga menginginkan agar Kota Batu bisa di kunjungi lebih banyak wisatawan dari mana pun karena sebagian besar masyarakat sana memiliki pekerjaan di bidang wisata dan juga mereka mengharapkan julukan Kota Batu sebagai De Kleine Zwisterland bisa lebih terkenal (viral) agar lebih banyak orang-orang penasaran dan mengajak mereka untuk ke Kota ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *