Mudik Minim Sampah, Rayakan Hari Suci dengan Lingkungan Bersih

Teramala.id Mudik sudah menjadi tradisi masyarakat pada umunya ketika akan ada perayaan hari hari besar,mudik ialah dimana kita dari tempat perantauan atau pun tempat di mana kita melakukan aktivitas sehari-hari yang jauh dari keluarga kemudian ingin pulang ke kampung halaman atau berkunjung ke keluarga kita. Ketika kita akan melakukan mudik kita wajib mengikuti peraturan-peraturan yang sudah di tetapkan pemerintah atau pun pihak-pihak terkait.  

Tinggal menghitug hari lagi libur atau cuti bersama hari raya Idul Adha 1444 H akan tiba. Bagi kita masyarakat yang sekarang yang masih di perantauan pastinya ingin balik ke daerah masing-masing untuk menyambut hari suci ini bersama keluarga tercinta. Di lansir dari menlhk.go.id dalam rentang dua minggu masa mudik lebaran kali ini di prediksi akan menghasilkan sampah sebanyak 49.520 ton dari 123,8 juta pemudik Lebaran tahun 2023. sampah tersebut berasal dari sisa makanan, sampah plastik kemasan makanan dan minuman yang ada pada tiap titik pemberhentian ataupun di sepanjang jalur mudik.  

Berbagai himbauan di keluarkan oleh pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah salah satunya Himbauan terkait mudik minim sampah ialah salah satu upaya dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan guna menekan angka bertambahnya sampah ketika suasana mudik lebaran, dalam hal ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengimbau para pemudik untuk menerapkan mudik minim sampah. “Kampanye Mudik Minim Sampah sudah dilakukan KLHK sejak tahun 2016, Pemerintah terus belajar untuk mengurangi timbulan sampah salah satunya lewat himbauan mudik minim sampah kepada para pemudik,” ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya. Di kutip dari menlhk.go.id

Seperti hal nya mudik di hari raya Idul Fitri kmrin himbauan ini juga berlaku di Idul Adha dan semua hari-hari besar keagamaan lainnya. Hal ini merupakan salah satu upaya mendorong para pihak, baik pemerintah daerah, pengusaha, maupun masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pengurangan sampah khususnya pada perhelatan Hari Raya Idul Adha. Kampanye ini bertujuan agar saat perjalanan kita merasa nyaman terlebih bersama keluarga yang kita cintai.

Berikut beberapa cara yang dapat kita lakukan guna menekan angka bertambahnya sampah ketika suasana mudik dan arus balik lebaran seperti :

  1. membawa tempat makan dan minum yang dapat digunakan ulang.
  2. Menghindari pemakaian barang sekali pakai
  3. Tidak membuang sampah sisa makanan sembarangan

Beberapa pemudik yang sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya ikut serta dalam menyebarluaskan tentang mudik minim sampah. Seperti halnya Rizki yang melakukan mudik dengan menggunakan transportasi umum. Dia juga sepakat dengan adanya kampanye tersebut guna memperingati pemudik yang belum sadar akan pentingnya kebersihan, menurutnya apalagi sekarang kita baru saja melewati masa pandemic covid-19 yang salah satunya di timbulkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan sekitar,” tuturnya.  Tidak hanya pemudik yang menggunakan transportasi umum tetapi bagi pemudik yang menggunakan transportasi pribadi juga ikut terlibat dalam hal ini Meskipun mereka menggunakan transportasi pribadi mereka.

“saya melihat himbauan pemerintah tentang mudik minim sampah di media sosial dan saya sangat mendukung program ini agar para pemudik seperti saya merasa nyaman saat dalam perjalanan mudik, contohnya saya ketika melakukan mudik saya selalu membawa makanan dari rumah dan juga membawa beberapa peralatan makan sendiri guna mengurangi biaya dan juga mengurangi pemakaian barang sekali pakai. Dan tidak hanya sampai disitu saya juga membantu mnyebarluaskan program ini ke keluarga dan kerabat saya melalui akun media sosial saya, ujar Revaldi”.

Maka kita sebagai masyarakat yang cinta akan kebersihan lingkungan, kita diwajibkan ikut serta  melakukan komunikasi, menyebarkan informasi dan melaksanakan edukasi kepada keluarga atau kerabat akan sampah di lingkungan kita apalagi sekarang kita masih dalam suasana lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *