Patroli DLH Jatim Bersama Polda Jatim Terhadap Usaha Pemanfaatan limbah B3 fly ash/bottom ash

Teramala.id Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) adalah jenis limbah yang memiliki potensi bahaya bagi manusia, lingkungan, dan kehidupan lainnya. Limbah B3 umumnya berasal dari industri, laboratorium, atau kegiatan lain yang menggunakan bahan kimia berbahaya dan beracun.

Contoh limbah B3 meliputi bahan kimia beracun seperti pestisida, bahan berbahaya seperti logam berat (misalnya timbal, merkuri), bahan radioaktif, limbah medis berbahaya (misalnya jarum suntik bekas, bahan kimia medis), serta limbah elektronik (e-waste) yang mengandung bahan berbahaya seperti timbal, merkuri, kadmium, dan berbagai logam berat lainnya.

Bahaya limbah B3 timbul karena kandungan zat-zat kimia beracun atau berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan, pencemaran tanah, air, udara, dan gangguan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik.

Sumber : DLH Jatim

Berikut adalah beberapa bahaya yang terkait dengan limbah B3 :

  1. Bahaya Kesehatan: Limbah B3 dapat menyebabkan efek merugikan pada manusia jika terpapar langsung atau tidak langsung. Zat-zat beracun dalam limbah B3 dapat menyebabkan keracunan, iritasi kulit dan mata, masalah pernapasan, gangguan sistem saraf, gangguan hormonal, kanker, dan efek jangka panjang pada kesehatan manusia.
  2. Pencemaran Lingkungan: Jika limbah B3 tidak dikelola dengan baik, mereka dapat mencemari lingkungan. Limbah B3 yang dibuang ke tanah dapat mencemari sumber air tanah dan mengakibatkan pencemaran air tanah. Limbah B3 yang dibuang ke sungai, danau, atau laut dapat merusak ekosistem air dan membahayakan organisme hidup di dalamnya. Limbah B3 juga dapat mencemari udara jika terjadi pembakaran atau penguapan zat-zat berbahaya.
  3. Kebakaran dan Ledakan: Beberapa jenis limbah B3 dapat mudah terbakar atau meledak jika terpapar panas atau api. Limbah B3 yang tidak disimpan atau diolah dengan benar dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan, yang berpotensi merugikan manusia dan lingkungan sekitarnya.
  4. Kerusakan Ekosistem: Limbah B3 yang mencemari lingkungan dapat merusak ekosistem alami. Organisme hidup, termasuk hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, dapat terpengaruh secara negatif oleh limbah B3, baik melalui kontaminasi langsung maupun melalui rantai makanan.
  5. Dampak jangka panjang: Bahaya limbah B3 tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga jangka panjang. Efek akumulasi limbah B3 di lingkungan dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada ekosistem dan kesehatan manusia.

Penanganan limbah B3 harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku. Biasanya, limbah B3 harus diidentifikasi, dikumpulkan secara terpisah, dan diolah atau dibuang dengan cara yang aman, mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh otoritas pengelola limbah dan peraturan lingkungan.

Dilansir Dari dlh.jatimprov.go.id, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan, memberikan pendamping guna melakukan penegakan hukum lingkungan  hidup bersama-sama dengan Penyidik Unit III Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim di Ds. Kemanten, Kec. Paciran, Kab. Lamongan (07/06/2023). Penegakan Hukum ini menindaklanjuti dari laporan pengaduan yang diterima Humas Polda Jatim melalui pengaduan online spoldajatim.com terkait dugaan dumping atau pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ke media lingkungan. Tim Polda Jatim dan DLH Prov. Jatim melakukan pemeriksaan ke lokasi area kegiatan pelaku usaha pemanfaatan limbah B3 fly ash/bottom ash menjadi bata ringan sesuai dengan informasi dari pengadu. Kerjasama Polda Jatim dengan DLH Prov. Jatim telah sering dilakukan melalui pendampingan penegakan hukum lingkungan dan saksi ahli terkait pencemaran dan perusakan lingkungan di jawa timur.

Penting untuk diingat bahwa penanganan limbah B3 merupakan tanggung jawab pihak yang menghasilkan limbah tersebut. Mereka harus mengikuti prosedur yang ditetapkan untuk menghindari dampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan. Jika Anda memiliki limbah B3, sebaiknya hubungi otoritas setempat atau perusahaan yang berkompeten dalam pengelolaan limbah B3 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang penanganan yang aman dan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *