Pendopo Kembang Kopi, Sebuah Langkah Konkret di Lereng Gunung Kawi

Teramala.id-Sejak pertama kali melihat dan mendengar beliau bicara di sebuah forum diskusi, saya begitu salut dan terkesima. Seketika pikiran saya tersirat bahwa saya harus cari tahu orang ini. Pemikirannya terkait lingkungan sangat amat visioner, nalarnya logis, argumentasinya kuat sampai banyak orang tak berpikiran kesitu.

Momen pertama kali ketemu Pietra Widiadi terjadi di akhir tahun 2022 saat forum diskusi publik di Ruang Baca Cerdas (RBC). Hal yang paling saya ingat ketika ia mengatakan bahwa Malang akan krisis air di tahun 2030. Argumen tersebut membuat saya berdecak kagum dan sadar akan krisis lingkungan yang makin parah di Kota Malang.

Hingga sampailah saya mengunjungi beliau di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang tepatnya di Pendopo Kembang Kopi. Ya, lokasi ini merupakan bangunan yang di dirikan oleh Pietra. Ia mendirikan Pendopo tersebut sebagai upaya untuk mengatasi krisis sumber air di lereng Gunung Kawi.

sumber : istimewa

“Saya prihatin terhadap kondisi sumber mata air di Gunung Kawi. Saya di sini sebenarnya mau melakukan Pendidikan bagaimana melakukan konservasi, perlindungan akan gunung, alam, hal yang kecil saja,” ungkap Pietra.

Berdiri sejak tahun 2014, Pendopo Kembang Kopi sangat di dukung oleh warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir. Banyaknya petani yang merugi terhadap hasil panen membuat Pietra bergerak untuk terus menghidupkan desa yang ada di lereng gunung Kawi ini.

“Kopi yang di jual di Pendopo ini adalah milik tetangga, saya membeli kopi dari mereka sekaligus mendorong konservasi alam, jadi Pendopo ini seperti etalase hasil masyarakat sekitar lereng gunung Kawi,” ungkap Pietra.

Selain itu, Masyarakat di sekitar Pendopo Kembang Kopi pun aktif terlibat dengan menyediakan homestay untuk tamu yang berkunjung di sana. Tentu saja rumah warga tersedia dengan standar yang berlaku. Hal ini di maksudkan agar tamu bisa betah saat berkunjung di Desa Sumbersuko. Paket homestay seharga Rp 100 ribu per malam dengan tambahan sarapan pagi.

Kegiatan yang ada di Pendopo Kembang Kopi ini mengacu pada konservasi alam di lereng gunung Kawi. Untuk mahasiswa yang berada di Malang di perbolehkan untuk diskusi, meneliti, dan belajar Bersama di Pendopo Kembang Kopi. Terdapat banyak referensi buku yang ada di perpustakaan buku koleksi Pendopo Kembang Kopi tentang sosial, budaya, konservasi alam, dan pemberdayaan.

“Masyarakat bersedia untuk bekerja sama, mereka mendapatkan manfaat walaupun kecil ada homestay di rumah-rumah masyarakat dengan harga 100rb/malam bisa dapat sarapan. Dengan cara begitu masyarakat sekitar akan tertarik,” ungkap Pietra saat diwawancarai.

Adanya keterlibatan masyarakat sekitar terhadap Pendopo Kembang Kopi tentu saja menjadi strategi Pietra dalam upaya konservasi lingkungan di lereng gunung Kawi. “

“Kalau saya mau mengedukasi masyarakat dan mereka tidak mendapatkan benefit ekonomi, ya mereka tidak akan berubah juga,” ungkap Pietra.

Untuk menu yang tersedia di Pendopo Kembang Kopi terdapat beraneka ragam pilihan mulai dari kopi, snack, makanan berat, hingga minuman fermentasi buah. Salah satu hal menarik di Pendopo ini yaitu minuman fermentasi buah. Minuman ini merupakan hasil para petani di Desa Sumbersuko dan diolah menjadi minuman fermentasi. Tentunya ini cukup asing bagi masyarakat umum, tetapi dengan produk tersebut bisa menafkahi para petani yang ada di lereng gunung Kawi tersebut.

sumber : istimewa

Tidak hanya itu, untuk kamu yang ingin menikmati aneka ragam tanaman terdapat di Pendopo ini. Tanaman obat yang bisa di konsumsi juga di Pendopo Kembang Kopi yang bernama tanaman Toga atau tanaman obat keluarga.

Keterlibatan langsung masyarakat sekitar tentu saja menjadi tonggak dasar Pendopo Kembang Kopi bertahan hingga saat ini. Desa wisata menjadi strategi dalam pengembangan pariwisata dan upaya konservasi alam. Adanya interaksi, integrasi dan fasilitas pendukung menjadi daya tarik tersendiri bagi Pendopo Kembang Kopi. Suasana syahdu nan sejuk mampu menambah energi positif bagi para pelanggan Pendopo Kembang Kopi. Bertahun – tahun Pendopo Kembang Kopi berdiri di harapkan mampu menjadikan lereng gunung Kawi memiliki harapan untuk tetap lestari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *