Penerapan SDGs Lingkugan Hidup dalam Perkembangan Kreatifitas Anak Mahasiswa PMM Kelompok 7 Gelombang 5

Teramala.id-Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satunya yang dilakukan oleh kelompok 07 gelombang 5 pada hari Jum’at, 28 Juli 2023. Dengan beranggotakan Sri Mahendra Dewanata, Nur muhammad siddiqi, Reza Desty Merlyana, Yudha Setiawan, M. Chamdani Nafsil A. yang berasal dari Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

meningkatkan kemampuan akdemik dan rohani

Berdasarkan informasi dan diskusi dengan pihak panti diperoleh informasi buruknya lingkungan sekitar panti. berdasarkan hasil obeservasi lingkungan panti terlihat gersang dan tidak terawat. berdasarkan persoalaan tersebut pihak panti mengiginkan bantuan khusus dalam mendidik adik-adik yatim piatu diluar dalam kegiatan akademik yaitu aspek keseimbangan hidup salah satunya lingkungan.

Lingkungan hidup yang sehat dan lestari merupakan aset berharga bagi kehidupan manusia dan seluruh makhluk di planet ini. Sayangnya, tantangan yang dihadapi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan semakin kompleks. Untuk mengatasi hal ini, PBB mengadopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi kerangka kerja global untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan hingga tahun 2030.

Salah satu aspek Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah perlindungan lingkungan. Dalam upaya kita menjaga lingkungan, kita tidak boleh melupakan peran penting anak-anak, terutama yang tinggal di panti asuhan. Anak panti asuhan merupakan kelompok yang rentan dan membutuhkan perhatian khusus untuk mendapatkan akses lingkungan yang sehat, pendidikan dan pemahaman akan pentingnya perlindungan lingkungan. Pendahuluan ini menjelaskan beberapa alasan mengapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan berperan penting dalam melindungi lingkungan anak-anak yang tinggal di panti asuhan.

Pertama, anak-anak di panti asuhan merupakan aset masa depan yang harus dilindungi dan dibekali dengan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, mereka dapat memperoleh pendidikan dan pemahaman tentang cara-cara untuk secara aktif menjaga lingkungan, misalnya melalui pengelolaan limbah, konservasi sumber daya alam dan pengurangan pencemaran lingkungan. Kedua, lingkungan yang sehat dan lestari berdampak positif bagi kesejahteraan fisik dan mental anak-anak panti asuhan. Dengan menjaga lingkungan yang bersih, aman dan lestari, anak terhindar dari berbagai resiko kesehatan dan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Ketiga, dengan menerapkan SDGs, anak-anak di panti asuhan dapat menjadi agen aktif perubahan lingkungan. Anda mungkin memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan limbah, penanaman pohon, atau kampanye lingkungan lainnya. Dengan demikian, mereka menjadi pemimpin masa depan yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Keempat, SDGs dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlunya menjaga lingkungan, termasuk bagi anak-anak panti asuhan. Dengan melibatkan masyarakat dan anak-anak panti asuhan dalam perlindungan lingkungan, akan tercipta sinergi dan dukungan yang lebih besar dalam mencapai tujuan keberlanjutan.

Dalam konteks ini, penting untuk memahami peran penting Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam melindungi lingkungan panti asuhan. Dengan memperhatikan dan mendukung kebutuhan anak- anak di panti asuhan, termasuk menyediakan lingkungan yang sehat dan pendidikan tentang kelestarian lingkungan, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik, berkelanjutan dan inklusi.

Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa www.umm.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *