Reboisasi, Masih Efektifkah Saat Ini?

Teramala.id-Reboisasi adalah sebuah upaya untuk menanam kembali pohon-pohon yang telah ditebang di suatu lahan tertentu. Upaya ini sangat penting karena penebangan hutan yang tidak terkontrol dan berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan hidup. Selain itu, penebangan hutan juga dapat mempengaruhi perubahan iklim global karena hutan dapat menyerap karbon dioksida dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya reboisasi dan manfaatnya bagi lingkungan hidup.

sumber : globalforestwatch.org

Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, luas hutan di Indonesia pada tahun 2020 mencapai sekitar 95 juta hektar. Namun, pada kenyataannya, masih terjadi penebangan hutan yang tidak terkontrol dan merusak lingkungan hidup. Oleh karena itu, reboisasi menjadi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan hutan dan lingkungan hidup. Reboisasi memiliki manfaat yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan hidup. Berikut ini adalah beberapa manfaat reboisasi :

Mengurangi Erosi Tanah

Pohon-pohon dapat menahan tanah dan air, sehingga dapat mengurangi erosi tanah dan banjir. Ketika hutan ditebang, tanah menjadi lebih terbuka dan rawan tererosi. Akibatnya, tanah menjadi longsor dan merusak lingkungan sekitar. Dengan menanam kembali pohon-pohon, tanah dapat lebih terjaga dan lingkungan sekitar menjadi lebih aman.

Menjaga Keanekaragaman Hayati

Hutan yang ditanam kembali dapat menjadi habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan, sehingga dapat menjaga keanekaragaman hayati. Hutan adalah rumah bagi berbagai spesies satwa liar dan tumbuhan yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Ketika hutan ditebang, habitat satwa liar dan tumbuhan tersebut akan hilang. Dengan menanam kembali hutan, kita dapat menjaga keberadaan satwa liar dan tumbuhan tersebut.

Menyerap Karbon Dioksida

Pohon-pohon dapat menyerap karbon dioksida dari udara dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Ketika pohon-pohon tumbuh, mereka menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen. Hal ini sangat penting untuk mengurangi efek rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim global.

Mencegah Terjadinya Longsor

Pohon-pohon yang ditanam kembali dapat menahan tanah dan mencegah terjadinya longsor. Tanah yang terjaga dan tidak tererosi dapat lebih kokoh dan tidak mudah longsor. Dengan menanam kembali pohon-pohon, kita dapat membantu mencegah terjadinya longsor dan mempertahankan lingkungan sekitar.

Penulis : M. Chamdani Nafsil A.

Editor : Admin Teramala.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *