SANITASI : Kunci Kesehatan Masyarakat yang Harus di Jaga

Teramala.id-Sanitasi adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Meskipun sering dianggap remeh atau diabaikan, pentingnya sanitasi yang memadai tidak dapat dipandang enteng. Sanitasi yang baik melibatkan upaya untuk menyediakan akses yang aman dan memadai terhadap fasilitas sanitasi, termasuk pengelolaan air limbah, pengolahan limbah, serta kebersihan dan keamanan air minum. Dalam banyak bagian dunia, masih ada jutaan orang yang tidak memiliki akses terhadap sanitasi yang memadai. Kurangnya fasilitas sanitasi yang baik dan kebersihan yang buruk dapat memiliki dampak serius pada kesehatan masyarakat. Penyakit menular yang disebabkan oleh kontaminasi air dan air limbah, seperti diare, kolera, dan tifus, masih menjadi masalah serius di banyak negara.

Penyebaran penyakit dapat terjadi dengan cepat dan meluas di lingkungan dengan sanitasi yang buruk. Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terhadap penyakit tersebut. Diare, misalnya, adalah penyebab utama kematian anak-anak di bawah usia lima tahun di negara-negara berkembang. Namun, dengan adanya fasilitas sanitasi yang memadai, risiko penyebaran penyakit dapat dikurangi secara signifikan. Selain itu, sanitasi yang baik juga berdampak pada kualitas air minum. Air minum yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyakit serius, seperti penyakit perut, infeksi saluran kemih, dan penyakit kulit. Dengan memiliki akses terhadap air bersih yang aman, masyarakat dapat terhindar dari penyakit yang dapat mengganggu kesehatan dan kualitas hidup mereka.

Selain manfaat langsung untuk kesehatan, sanitasi yang memadai juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan produktivitas masyarakat. Ketika individu dan komunitas memiliki akses terhadap sanitasi yang baik, mereka dapat menjaga kebersihan diri, mencegah penyakit, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Hal ini pada gilirannya berdampak positif pada peningkatan produktivitas, kualitas hidup, dan perkembangan sosial dan ekonomi suatu wilayah.

Ada beberapa jenis sanitasi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Berikut adalah beberapa jenis sanitasi yang umum diterapkan dan manfaatnya:

  1. Sanitasi Air Minum: Sanitasi air minum melibatkan pengolahan dan penyediaan air yang aman untuk dikonsumsi. Fasilitas ini meliputi sistem pengolahan air, sumber air bersih, dan infrastruktur distribusi air. Manfaat sanitasi air minum yang baik termasuk pengurangan risiko penyakit terkait air seperti diare, kolera, dan infeksi saluran kemih.
  2. Sanitasi Air Limbah: Sanitasi air limbah melibatkan pengumpulan, pengolahan, dan pembuangan yang aman dari air limbah manusia dan limbah domestik. Fasilitas ini termasuk sistem pembuangan air limbah, instalasi pengolahan limbah, dan sistem drainase yang efektif. Manfaat sanitasi air limbah yang baik meliputi pengurangan kontaminasi air minum, penyebaran penyakit, dan pencemaran lingkungan.
  3. Sanitasi Toilet: Sanitasi toilet melibatkan penyediaan akses yang memadai terhadap toilet yang higienis dan aman. Fasilitas ini termasuk toilet umum, toilet di rumah, dan sistem pengolahan limbah toilet. Manfaat sanitasi toilet yang baik termasuk pencegahan penyebaran penyakit yang terkait dengan limbah manusia, meningkatkan kesehatan dan kebersihan individu, serta menjaga kebersihan lingkungan.
  4. Sanitasi Makanan: Sanitasi makanan melibatkan praktik kebersihan dan keamanan dalam penyimpanan, persiapan, dan penanganan makanan. Ini termasuk sanitasi dapur, pengelolaan sampah makanan, dan perlindungan terhadap hama. Manfaat sanitasi makanan yang baik meliputi pengurangan risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan, seperti keracunan makanan, infeksi bakteri, dan parasit.
  5. Sanitasi Lingkungan: Sanitasi lingkungan melibatkan tindakan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara keseluruhan. Ini termasuk pengelolaan sampah, pengendalian vektor penyakit, pengendalian polusi udara, dan perlindungan sumber air. Manfaat sanitasi lingkungan yang baik meliputi pengurangan risiko penyakit, menjaga kebersihan lingkungan, dan menjaga kualitas air dan udara.

Manfaat dari penerapan sanitasi yang baik meliputi pengurangan risiko penyakit menular, peningkatan kesehatan masyarakat, peningkatan produktivitas, dan peningkatan kualitas hidup. Dengan sanitasi yang memadai, masyarakat dapat terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh kontaminasi lingkungan dan air, dan dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan aman untuk tinggal.

Dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, penting bagi pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat untuk bekerja sama dalam memastikan akses yang luas terhadap sanitasi yang memadai. Investasi dalam infrastruktur sanitasi, edukasi tentang kebersihan, dan kebijakan yang mendukung sanitasi yang baik dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dikutip dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 1,7 Milliar manusia belum memiliki sanitasi dasar (toilet/jamban) yang baik dan sekitar 10% populasi dunia masih mengkonsumsi makanan yang tercemar air limbah. Di Indonesia sendiri kondisi sanitasi masyarakat secara umum semakin membaik, dikutip dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 80,92% rumah tangga di Indonesia memiliki sanitasi yang baik, namun sanitasi yang baik tersebut tidak merata diseluruh Indonesia. Jika kita ambil data secara spesifik per-provinsi ditahun yang sama masih ada daerah dimana presentase sanitasi layak masih dibawah 80% seperti Provinsi Sumatra Barat hanya 69,27% warganya yang memiliki sanitasi yang baik dan yang sangat memprihatinkan adalah Provinsi Papua dimana hanya 40,34% warganya memiliki sanitasi yang baik. Kondisi ini memperlihatkan kesenjangan yang nyata antar daerah di Indonesia yang harus segera di perbaiki dan mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *